cari artikel lainnya di sini

Minggu, 31 Maret 2013

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

 "MANUSIA DAN KEBUDAYAAN"
Nama  :  Elmy pajrial
Kelas  :  1KA06
NPM   :  12112465
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. 
Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. Manusia di ciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini.  Disamping itu manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku.Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan. Ada hubungan dialektika antara manusia dan kebudayaan. Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia itu sendiri adalah produk kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan  manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya. Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendudukungnya Manusia.

 A. MANUSIA
Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan system yang dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satusama lain dan merupakan kumpulan dari energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalamgolongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperolehkeuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu ekonomi ). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan( politik ). Dan lain sebagainya.
1. Manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait, yaitu :
a. Jasad; yaitu badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba, dan difoto, dan menempati ruangdan waktu.
b. Hayat; yaitu mengandung unsure hidup, yang ditandai dengan gerak
c. Ruh; yaitu bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran,suatu kemampuan mencipta yang bersift konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
d. Nafs; dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentan diri sendiri
2. Manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung 3 unsur yaitu :
a. Id. Yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak. Id merupakan libidomurni, atau energi psikis yang menunjukkan cirri alami yang irrasional dan terkait masalah sex, yang secarainstingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri,tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar.
b. Ego. Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubgunkan energi Id ke dalam saluran osial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
c. Superego. Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada usia limat tahun. Dibandingkan dengan Id dan ego, yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego  menunjukkan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan control diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.
Dari uraian diatas dapat mengkaji aspek tindakan manusia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsur-unsur
 Hakekat Manusia
Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, melebihi ciptaan  Tuhan yang lain. Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi dengan akal pikiran serta hawa nafsu.  menanamkan akal dan pikiran kepada manusia agar dapat digunakan untuk kebaikan mereka masing – masing dan untuk orang di sekitar mereka. Manusia diberikan hawa nafsu agar mampu tetap hidup di bumi ini.
Manusia diturunkan ke bumi oleh Tuhan agar dapat menjadi khalifah dan pemimpin. Menghuni bumi yang kita tinggali sekarang ini untuk melanjutkan hidup sebelum kembali kepada-Nya. Salah satu hakekat manusia lainnya ialah manusia sebagai makhluk sosial, hidup berdampingan satu sama lain, berinteraksi dan saling berbagi. 

 B. KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
  • Tujuh unsur kebudayaan universal
1. Sistem Religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
3. Sistem Pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.
4. Sistem Mata Pencaharian Hidup
Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem – Sistem EkonomiTerlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.

5. Sistem Teknologi dan Peralatan
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain
6. Bahasa
Bahasa Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
7. Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.

  • Tiga Wujud Kebudayaan Menurut Dimensi Wujudnya
1.kompleks gagasan
2. konsep
3. pikiran manusia

Perubahan kebudayaan pada dasarnya tidak lain dari para perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan itu. Perubahan itu terjadi karena manusia mengadakan hubungan dengan manusia lainnya, atau karena hubungan antara kelompok manusia dalam masyarakat. Tidak ada kebudayaan yanga statis, setiap perubahan kebudayaan mempunyai dinamika, mengalami perubahan; perubahan itu akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.
C. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?
Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuia dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan. Contoh sederhana yang dapat kita lihat adalah hubungan antara manusia dengan peraturan-peraturan kemasyarakatan.pada saat awalnya peraturan itu dibuat oleh manusia, setelah peraturan itu jadi maka manusia yang membuatnya harus patuh kepada peraturan yang dibuatnya sendiri itu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup dalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan manusia yang membuatnya.
 Disamping itu manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku.Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan. Ada hubungan dialektika antara manusia dan kebudayaan. Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia itu sendiri adalah produk kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan  manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya. Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendudukungnya.

D. KESIMPULAN
Manusia dan kebudayaan, atau manusia, atau manusia dan masyarakat, oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang erat satu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan. Analisa terhadap kebradaan keduanyaharus menyertakan pembatasan masalah dan waktu agar penganalisaan dapat dilakukan dengan lebih cermat.


IBD sebagai MKDU

TAWURAN MAHASISWA
Nama  :  Elmy pajrial
Kelas  :  1KA06
NPM   :  12112465



Ratusan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) bentrok dengan warga sekitar di halaman kampus UKI Cawang, Jakarta Timur. Kejadian diduga berawal dari keributan antara petugas keamanan kampus yang juga warga setempat, dengan mahasiswa. 

"Awalnya security sama mahasiswa, terus panjang jadi ribut begini. Security-nya juga orang sini," kata Badri, seorang tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar UKI, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2013).

Menurut Badri, bentrok dipicu perselisihan antara petugas keamanan kampus dengan mahasiswa. Petugas keamanan yang merupakan warga sekitar kampus kemudian memanggil warga lain dan menyerang kampus.

Bentrok pun pecah. Aksi saling lempar batu antara warga dan mahasiswa di halaman kampus tak terhindarkan. Keributan masuk hingga ke dalam kampus. Berbagai senjata digunakan warga maupun mahasiswa. Mulai dari kayu, batu, ikat pinggang gear, bahkan bom molotov.

Pantauan Liputan6.com, hingga kini bentrok pun masih terjadi. Petugas kepolisian yang datang hanya berjaga jaga di luar kampus. Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Mulyadi Kaharni sudah tiba di lokasi tawuran. (Ism)

Sumber

Pendapat saya :

ISD sebagai salah satu MKDU memang sangat diperlukan agar mental dan pola fikir para mahasiswa sebagai "Generasi Penerus bangsa" dapat dijaga. Berdasarkan berita yang dikutip diatas, mental dan Prilaku mahasiswa Indonesia masih belum dapat dikendalikan, emosi yang labil, mudah terpicu kemarahnnya dan lain-lain.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka diperlukan Ilmu Sosial Dasar di perguruan tinggi sebagi Mata Kuliah Dasar Umum agar para mahasiswa memiliki pondasi ilmu sosial yang kuat.




Senin, 07 Januari 2013

cara memasang fans page facebook /badge di BLOG

Assalamu'alaikum Wr, Wb.
cuman mau sharing aja ke temen temen..
banyak banget tips buat memasang Fans page/badge di BLOG tapi pada amburadul pas saya coba..
ini tips lain dari yang lain. saya dapat  Pencerahan selama mencari  agar bisa buat Fans page/badge ini  berikut ini cara membuatnya :
1. berdoa menurut kepercayaan agama masing masing
2. klik link ini atau http://www.facebook.com/badges/
    setelaah itu akan muncul gambar seperti ini :
3. lalu anda klik Lencana Halaman. akan muncul gambar seperti ini :
4. anda bisa mengatur bagai mana tampilan fans page/badge di blog anda sesuai dengan selera anda dengan 
    mengklik SUNTING LENCANA setelah selesai klik SIMPAN. 
5. Klik Bagian OTHER seperti yang tertera pada gambar maka akan muncul tampilan seperti berikut :
copy kode yang muncul seperti gambar di samping lalu anda tempelka pada situs web anda.
6. Log in ke blog anda dan seperti biasa
    PENGATURAN>>TATA LETAK>>TAMBAH GADGET>>HTML/JAVASCRIPT 
 setelah itu isi JUDULnya Sesuai Selera dan Konten dengan kode yang tadi anda Copy.. mudah mudahan bermanfaat.. terimakasih karna anda sudah mau meluangkan waktu untuk membuka BLOG ini..
7. dan inilah hasilny : 
    


Senin, 24 Desember 2012

MASYARAKAT PERDESAAN DAN PERKOTAAN


A. Mayarakat Perkotaan
1.     Pengertian
Masyarakat perkotaan sering disebut juga urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota, yaitu :
1.       Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupankeagamaan di desa.
2.       Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harusbergantung pada orang-orang lain.
3.      Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas danmempunyai batas-batas yang nyata.
4.      Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebihbanyak diperoleh warga kota daripada warga desa.
5.      Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan,menyebabkan bahwa interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan padafaktor kepentingan daripada faktor pribadi.
6.      Jalan kehidupan yang cepat di kota-kota, mengakibatkan pentingnya faktorwaktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang tyeliti sangatpenting, untuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorangindividu.
7.      Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebabkota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dariIuar.
2.    Aspek Positif dan Negatif Kota
Untuk menunjang aktivitas warganya serta untuk memberikan suasana aman, tenteram dan nyaman bagi warganya. Dengankata lain kota barus berkembang.
Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola kehidupan sosial, ekonomi, kebudayaan dan politik. seyogyanya mengandung 5 unsur yang meliputi :

a.      Wisma : Unsur ini merupakan bagian ruang kota yang dipergunakanuntuk tempat berlindung terbadap alam sekelilingnya, serta untukmelangsungkan kegiatan-kegiatan sosial dalam keluarga. Unsur wismaini mengharapkan :
·         Dapat mengembangkan daerab perumaban penduduk yang    sesuaipertarribaban   kebutuban penduduk untuk masa mendatang;
·         Memperbaiki keadaan lingkungan perumaban yang telab ada agardapat mencapai standar mutu kebidupan yang layak, dan memberikannilai-nilai lingkungan yang aman dan menyenangkan.
b.      Karya : Unsur ini merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatukota, karena unsur ini merupakan jaminan bagi kehidupan bermasyarakat. Penyediaan lapangan kerja bagi suatu kota dapat dilakukan dengan caramenyediakan ruang; misalnya bagi kegiatan perindustrian, perdagangan,pelabuhan, terminal serta kegiatan-kegiatan kerja lainnya.
c.       Marga : Unsur ini merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untukmenyelenggarakan hubungan antara suatu tempat dengan tempat lainnyadi dalam kota (hubungan internal), serta hubungan antara kota itu dengankota-kota atau daerah lainnya (hubungan eksternal). Di dalam unsur initermasuk :
·         Usaha pengembangan jaringan jalan dan fasilitas-fasilitasnya(terminal,parkir, dan lain-lain) yang memungkinkan pemberian pelayananseefisien mungkin;
·         Pengembangan jaringan telekomunikasi sebagai suatu bagian darisistem transportasi dan komunikasi kota secara keseluruhan.
d.      Suka : Unsur ini merupakan bagian dari ruang perkantoran untukmemenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas-fasilitas hiburan, rekreasi,pertamanan, kebudayaan dan kesenian.
e.      Penyempurnaan : Unsur ini merupakan bagian yang penting bagi suatukota, tetapi belum secara tepat tercakup ke dalam ke empat unsur di atas,termasuk fasilitas keagamaan, pekuburan kota, fasilitas pendidikan dankesehatan, jaringan utilitas umum.
Oleh karena itu maka kebijaksanaan perencanaan dan mengembangkankota harus dapat dilihat dalam kerangka pendekatan yang luas yaitu pendekatanregional. Rumusan pengembangan kota seperti itu tergambar dalam pendekatanpenanganan masalah kota sebagai berikut :
·         Menekan angka kelahiran;
·         Mengalihkan pusat pembangunan pabrik (industri) ke pinggiran kota;
·         Membendung urbanisasi;
·         Mendirikan kota satelit di mana pembukaan usaha relatif rendah;
·         Meningkatkan fungsi dan peranan kota-kota kecil atau desa-desa yangtelah ada di sekitar kota besar;
·         Transmigrasi bagi warga yang miskin dan tidak mempunyai pekerjaan.

B. Masyarakat Pedesaan
Yang dimaksud dengan desa menurut Sutardjo Kartohadikusuma mengemukakan sebagai berikut : Desa adalah suatu kesatuan hukum di mana bertempat tinggal suatu masyarakatpemerintahan sendiri.
Menurut Bintarto, desa merupakan perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik dan kultural yang terdapat di situ (suatu daerah)dalam hubungannya dan pengaruhnya secara timbal-balik dengan daerah lain.
Sedangkan menurut Paul H. Landis : Desa adalah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa.Dengan ciri-cirinya sebagai berikut :
a.       Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antara ribuanjiwa.
b.      Ada pertalian perasaan yang sama ten tang kesukaan terhadap kebiasaan.
c.       Cara berusaha (ekonomi) adalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam seperti : iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.

Masyarakat pedesaan ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batinyang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap wargalanggota masyarakatyang amat kuat yang hakikatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagianyang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat di mana ia hidup dicintainyaserta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demimasyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-samasebagai anggota masyarakat yang saling mencintai saling menghormati,mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dankebahagian bersama di dalam masyarakat.
Adapun yang menjadi ciri-ciri masyarakat pedesaan antara lain sebagai berikut :
a.      Di dalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubunganyang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakatpedesaan lainnya di luar batas-batas wilayahnya;
b.      Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan(Gemeinschaft atau paguyuban).
c.       Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian.Pekerjaan-pekerjaan yang bukan pertanian merupakan pekerjaan sambilan(part time) yang biasanya sebagai pengisi waktu luang.
d.      Masyarakat tersebut homogen, seperti dalam hal mata pencarian, agama,adat-istiadat dan sebagainya.

Oleh karena anggota masyarakat mempunyai kepentingan pokok yanghampir sama, maka mereka selalu bekerja sama untuk mencapai kepentingankepentinganmereka. Seperti pada waktu mendirikan rumah, upacara pestaperkawinan, memperbaiki jalan desa, membuat saluran air dan sebagainya, dalam hal-hal tersebut mereka akan selalu bekerjasama.
Bentuk-bentuk kerjasama dalam masyarakat sering diistilahkan dengangotong royong dan tolong-menolong.
Pekerjaan gotong-royong pada waktu sekarang lebih populer dengan istilahkerja bakti misalnya memperbaiki jalan, saluran air, menjaga keamanan desa(ronda malam) dan sebagainya.
Sedang mengenai macamnya pekerjaan gotong-royong (kerja bakti) ituada dua macam, yaitu :
  1. Kerja bersama untuk pekerjaan-pekerjaan yang timbulnya dari inisiatifwarga masyarakat itu sendiri (biasanya diistilahkan dari bawah).
  2. Kerjasama untuk pekerjaan-pekerjaan yang inisiatifnya tidak timbul darimasyarakat itu sendiri berasal dari luar (biasanya berasal dari atas).

C. Hubungan dan Perbedaan Desa dengan Kota
1. Hubungan Desa dan Kota
Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komunitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar di antarakeduanya terdapat hubungan yang erat, bersifat ketergantungan, karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota tergantung pada desa dalammemenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan seperti beras, sayurmayur,daging dan ikan.
2. Perbedaan Desa dan Kota
Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untukmembedakan antara desa dan kota. Dengan melihat pcrbedaan-perbedaan yangada mudah-mudahan akan dapat mengurangi kesulitan dalam menentukanapakah suatu masyarakat dapat disebut sebagai masyarakat pedesaan ataumasyarakat perkotaan.Ciri-ciri tersebut antara lain :
1)  jumlah dan kepadatan penduduk;
2)  lingkungan hidup;
3)  mata pencaharian;
4)  corak kehidupan sosial;
5)  stratifikasi sosial;
6)  mobilitas sosial;
7)  pola interaksi sosial;
8)  solidaritas sosial; dan
9)  kedudukan dalam hierarki sistem administrasi nasional.

Meskipun tidak ada ukuran pasti, kota memiliki penduduk yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan desa. Hal ini mempunyai kaitan eratdengan kepadatan penduduk, yaitu jumlah penduduk yang tinggal pada suatuluas wilayah tertentu, misalnya saja jumlah per km2 (kilometer persegi) ataujumlah per hektar. Kepadatan penduduk ini mempunyai pengaruh yang besarterhadap pola pembangunan perumahan. Di desa jumlah penduduk sedikit,tanah untuk keperluan perumahan cenderung ke arah horisontal, jarang adabangunan rumah bertingkat. J adi karen a pelebaran samping tidakmemungkinkan maka untuk memenuhi bertambahnya kebutuhan perumahan,pengembangannya mengarah ke atas.
Sumber : http://simple-paper-chase.blogspot.com/2012_12_01_archive.html